Sekali Seumur Hidup

Written on 11/14/2022
Maria Shandi


Dear MS Friend,

Dalam suratnya kepada jemaat di Ibrani, Paulus menuliskan: “manusia ditetapkan untuk mati hanya satu kali saja, dan sesudah itu dihakimi”.

Adalah adil kalo segala sesuatu itu ada konsekuensinya. Karena kalo tidak, maka manusia akan hidup seenaknya sendiri dan tidak teratur.

Batasan membantu kita untuk bertanggung jawab. Tatanan membuat hidup jadi teratur dan berjalan sesuai fungsinya.

Sehingga, hidup di bumi mestinya gak hanya untuk bersenang-senang sampai menutup mata. Terlebih, persiapan diri untuk suatu saat ketemu dengan Sang Pencipta.

Bukan sekedar buat terima hadiah karena sudah setia, tapi terlebih untuk mempertanggungjawabkan hidup yang sudah dijalani selama di bumi.

MS