Presisi

Written on 08/09/2022
Maria Shandi


Dear MS Friend,

Dalam suratnya kepada jemaat di Filipi, Paulus menyampaikan bahwa prestasinya sebagai orang Ibrani, pemuka agama dan ketaatannya yang tak bercacat cela kepada Hukum Taurat, dianggap sebagai sampah dan kerugian setelah ia kenal Tuhan.

Ini sungguh menarik. Sebab tidak bisa dipungkiri, orang yang hidup di bumi pada umumnya berusaha untuk mencari nama dan sukses bagi dirinya sendiri. 

Atau minimal, selama hidupnya gak menimbulkan masalah bagi orang lain.

Tapi bagi Paulus, semua prestasi itu adalah sia-sia ketika ia mengenal Tuhan dengan benar. Sebab saat dia tahu apa yang Tuhan inginkan dalam hidupnya, semua yang dia lakukan jadi bermakna. Bukan cuma saat ia di bumi, terlebih sampai di kekekalan.

Mari cari tahu apa yang Tuhan inginkan bagi setiap kita. Supaya setiap rencana dan kegiatan kita memang benar menyenangkanNya.

MS