Sahabat

Written on 09/07/2021
Maria Shandi


Dear MS Friend,

Setelah baca renungan kemarin, mungkin ada yang bertanya: “Kalo kita butuh diri TuhanNya, apa berarti kita gak boleh minta dan ungkapin keinginan kita?”

Yuk bayangkan dia seperti sahabat kita. Kalo dengan sahabat itu kan terbuka banget. Bisa ngobrol, curhat, saling dukung mimpi dan cita-cita.

Sahabat yang baik ada di saat susah dan senang kita. Mereka bisa jadi orang pertama yang kita kabarin kalo kita sukses dan kita curhatin kalo kita ada masalah.

Sahabat yang baik, gak keberatan dimintain tolong. Tapi juga gak segan berkata “tidak” kalo menurutnya itu akan merugikan sahabatnya.

Tuhan pun demikian. Dia gak pernah larang kita untuk minta tolong, curhat, atau berbagi mimpi dan cerita keseharian kita.

Dia senang dan mau dengarkan kita.

Tapi sahabatan yang sehat itu komunikasinya dua arah. Artinya, ada masanya kita juga perlu beri telinga buat sahabat kita.

Mari memberi telinga kepada nasehat Sahabat Agung kita. Belajar dariNya dan jadi versi terbaik kita setiap saat.

MS