Sehat Lahir Batin

Written on 10/11/2020
Maria Shandi


Dear MS Friend,

Seiring perkembangan jaman dan pengetahuan, ada kecenderungan manusia untuk menyepelekan belajar Firman.

Karena merasa sudah cukup tahu dan lebih percaya dengan ilmu pengetahuan yang pasti, gak sedikit orang yang nganggap pengetahuan soal Tuhan itu gak penting-penting amat.

Pikirnya: “Semua informasi bisa kudapatkan dari internet. Pengetahuan praktis yang kuperlu buat jalanin hidup dibagi dengan gratis di luar sana. Bahkan, Akitab gak ngasi tips gimana bisnisku bisa sukses juga. Lalu apa gunanya belajar Alkitab?”

Ya, mungkin ada yang pernah terbersit pikiran seperti ini dan sangat wajar.

Karena manusia kalo pikirannya gak ditundukkan di bawah kehendak Kristus, emang suka seenaknya sendiri.

Memang betul Alkitab gak kaya buku resep makanan yang ada langkah satu, dua, tiganya. Bukan juga buku motivasi yang contohnya langsung sesuai dengan masalah masing-masing orang.

FirmanNya itu panduan hidup yang mesti ditelaah, dipelajari dan dihayati. Ibaratnya kalo makanan, itu tuh kaya bahan makanan yang masih mentah dan perlu kita olah supaya bisa dicerna.

Memang ada penafsir yang membantu kita memahami Alkitab dengan lebih mudah. Tapi, pada akhirnya, tetap kita yang harus “ngunyah” sendiri juga, kan.

Kita pake gigi, mulut, kerongkongan, usus dan lambung sendiri buat cerna itu makanan sampai jadi nutrisi buat tubuh kita.

Pengenalan akan Dia itu memang butuh waktu, usaha dan ketekunan. Kita bisa jadi juga masih sering gagal paham sama Dia dan gak paham-paham sama mauNya.

Tapi yuk, sama seperti kita jagain kesehatan tubuh kita bener-bener, jangan lalaikan kesehatan batin dan jiwa kita juga.

Dapat Firman apa hari ini?

MS