Cerminan DiriNya

Cerminan DiriNya

Written on 07/01/2020
Maria Shandi


Dear MS Friend,

Pernah dengar pepatah: “Gajah mati meninggalkan gading, manusia mati meninggalkan nama”?

Seberapa pun kaya, terkenal, dan berkuasanya kita ketika hidup, ketika kita meninggalkan yang diingat orang adalah gimana kita semasa hidup kita.

Seseorang bisa begitu dirindukan atau bahkan disyukuri ketidakadaannya atau bahkan tidak diingat sama sekali.

Dan itu bisa terjadi, terkait dengan gimana kita menjalankan kehidupan kita.

Meskipun kita hanya sebentar berinteraksi dengan orang lain, bisa menjadi begitu berkesan kalo ada sesuatu yang menarik yang kita lakukan.Nah, kita pengen diingat sebagai orang yang kaya apa?

Pelit, emosian, lambe turah, nyinyir, pendiam, baik, ramah, pintar, dermawan, suka nolong, aneh, atau apa?

Sebagai muridNya, kita punya kewajiban untuk jadi “surat yang terbuka”. Artinya, lewat sikap hidup kita, orang bisa liat Kristus dan jadi memuliakanNya.

Jangan dikenal sebagai muridNya hanya dari aksesoris Kristen yang kita kenakan.

Tapi lebih dari itu, karena cara mikir, cara bicara, cara menghadapi masalah dan cara menjalankan hidup kita memancarkan keagunganNya.

Gimana kamu ingin diingat oleh orang lain ketika udah gak ada?

MS