Lingkar Pinggang dan Demensia

Lingkar Pinggang dan Demensia

Written on 06/27/2020
Maria Shandi


Dear MS Friend,

Ternyata lebar lingkar pinggang bisa jadi indikator apakah seseorang bakal kena demensia dalam sepuluh atau dua puluh tahun ke depan.

Jurnal Internasional Epidemiologi mencatat, wanita dan pria di atas 50 tahun beresiko terkena demensia sebesar 28% kalo memperhitungkan Indeks Massa Tubuh dan Lingkar Pinggang nya.

Dan bagi wanita dewasa, lemak perut yang melebihi rata-rata dapat meningkatkan resiko terkena demensia hingga 39%, dibandingkan mereka yang lingkar pinggangnya normal.

Dr. Richard Isaacson, Kepala Klinik Pencegahan Alzheimer di RS New York-Presbyterian dan Weill Cornell Medicine, mengatakan, "Semakin besar ukuran perut, maka pusat ingatan (memory center) di otak semakin kecil ".

Para peneliti ini sudah melakukan riset ke lebih dari 18.000 orang dari tahun 2002 dan mewancarai serta memonitor kegiatan sosial, rumah tangga, fungsi tubuh, dan berat tubuh mereka tiap tahunnya.

Nampaknya, salah satu penyebab demensia adalah hormon yang dihasilkan oleh sel-sel lemak tubuh.

Sehingga disarankan untuk kontrol indeks massa tubuh dan lingkar pinggang dengan diet Mediterania dan olahraga yang teratur.

Menu Mediterania gampang ditemukan di pasar atau swalayan. Seperti brokoli, bayam, kacang-kacangan, telur untuk sarapan, asparagus, salmon, kacang almond, dan minyak zaitun.

Ada keluarga yang sudah lanjut usia? Yuk, bantu mereka tetap sehat dengan menu makanan dan pola hidup baik.

MS

 

Sumber: CNN Health

Foto: Shutterstock