Jodoh (bagian 1)

Jodoh (bagian 1)

Written on 06/04/2019
Maria Shandi


Beberapa tahun lalu, keluarga kami memutuskan untuk pindah rumah ke daerah yang dekat dengan tempat usaha kami supaya tidak terlalu menghabiskan waktu di jalan setiap hari. Sebelum menjatuhkan pilihan untuk rumah yang akan kami tinggali, ada cukup banyak rumah dijual yang kami kunjungi. Saya dan keluarga berburu rumah idaman selama hampir setahun lamanya. Setelah melewati beberapa pertimbangan seperti keamanan, kenyamanan, kualitas rumah dan sebagainya, akhirnya pilihan jatuh ke rumah yang kami tempati saat ini. Kami merasa nyaman dan puas dengan pilihan kami.

Kalau untuk memilih rumah saja diperlukan waktu dan pertimbangan, tentu memilih pasangan hidup tidak semudah memilih tempat tinggal. Dalam hidup ini, pilihan yang terpenting adalah ketika kita memilih Tuhan Yesus sebagai Juruselamat karena akan menentukan kehidupan kekal kita. Memilih pasangan hidup adalah pilihan terpenting kedua setelah keselamatan karena pasangan hidup kita akan menentukan masa depan kita yang pada akhirnya akan mempengaruhi keselamatan kita. Kalau kita salah memilih pasangan hidup, kita menjadi tidak fokus dan tidak produktif dalam segala hal sehingga akan mempengaruhi masa depan kita. Kita menjadi tidak efektif dalam sekolah, kuliah, pekerjaan dan bisnis yang Tuhan percayakan. Secara tidak sadar kita mengorbankan energi, potensi dan kesempatan emas di masa muda kita untuk orang yang salah.

Jodoh yang salah juga akan berpengaruh pada keluarga kita. Saya pernah menyaksikan keluarga yang hancur akibat dari pasangan hidup yang salah, di mana seorang anak yang sejak kecil memiliki hubungan yang sangat dekat serta menghormati orang tuanya namun sikapnya berubah total. Jodoh yang salah akan merenggut seseorang dari keluarganya sehingga banyak orang tua yang merasa kehilangan anaknya dan sesungguhnya hal ini membunuh mereka. Kekuatan cinta itu luar biasa, bahkan lebih kuat dari maut. Oleh sebab itu jangan menggerakkan cinta sebelum waktunya, karena kekuatannya bisa mengubahkan kita. Pasangan hidup yang tepat akan mengasihi, menghormati dan bertanggung jawab kepada orang tua kita seperti kita menyayangi mereka. Tidak ada yang lebih membahagiakan orang tua daripada melihat anaknya memiliki keluarga yang harmonis dengan pasangan hidupnya. Pasangan hidup yang tepat adalah hadiah terbaik yang dapat kita berikan untuk orang tua kita.

Hanya tujuh puluh tahun rata-rata kita hidup di dunia ini. Setelah kita menutup mata, barulah kita memulai kehidupan sesungguhnya yang tak berujung. Jadi, hidup yang sementara ini hanyalah sebagai persiapan kita untuk menuju kekekalan. Ironisnya, banyak orang tidak menyadari bahwa pasangan hidup yang salah akan mempengaruhi kehidupan kekalnya. Sehingga mereka rela menukar nasib kekalnya dengan orang yang salah demi kesenangan sesaat di dunia ini. Padahal tidak sedikit karena pasangan hidup yang salah pada akhirnya menciptakan neraka di dunia dan penyesalannya seumur hidup. Tujuan Tuhan menciptakan manusia adalah karena Tuhan menghendaki sebuah hubungan keluarga dengan manusia yang dapat berkomunikasi, mengasihi dan dikasihi, memperhatikan dan diperhatikan. Jadi kita diciptakan sebagai objek yang dikasihi Tuhan serta sebagai subjek yang diharapkan dapat mengasihi Tuhan dengan sukarela dan sukacita. Dengan memahami ini, kita menyadari bahwa kita diciptakan hanya untuk menyenangkan hati Tuhan dan melayaniNya dengan segenap hidup kita. Sehingga dalam memilih pasangan hidup, prinsip utamanya bukanlah untuk membahagiakan diri sendiri tapi yang dapat tumbuh bersama dan sepenanggungan dalam melayani Tuhan.

Andaikan keluarga kami salah memilih rumah idaman pada waktu itu, saya dan keluarga masih bisa menukar dengan mencari rumah yang lain. Tapi kalau seseorang salah dalam memilih pasangan hidup, mereka tidak bisa menukarnya dengan yang lain. Oleh sebab itu, mari temukan Tuhan terlebih dahulu sebelum kita menemukan pasangan hidup. Melalui jam doa pribadi dan belajar kebenaran Firman Tuhan setiap hari adalah cara yang efektif untuk kita menemukan Tuhan. Ketika kita menemukanNya, kita akan memiliki kepekaan sesuai dengan pikiran dan perasaan Tuhan. Tuhan akan membuat kita berbeda dan menuntun setiap langkah kita untuk menemukan pasangan hidup yang tepat sampai satu titik kita tidak bisa gagal karena Dia adalah Tuhan yang hidup. KerinduanNya adalah supaya kita bisa menikmati masa depan dan keluarga yang terbaik sehingga kita bisa efektif bagi Tuhan. Ketika kita menemukan pasangan hidup dari Tuhan, kita akan menikmati hidup yang indah di dunia ini bahkan sampai kekekalan. Mari menunggu waktu yang tepat untuk pasangan hidup yang tepat karena semua akan indah pada waktuNya. (bersambung...)