Prioritas

Written on 10/03/2021
Maria Shandi


Dear MS Friend,

Setiap orang toleransi sakitnya beda-beda.

Contohnya, ada yang kejepit pintu sampe kukunya lepas, tapi masih bisa senyum-senyum setelah diobati.

Namun ada juga yang ketusuk jarum jahit sedikit, tapi nangisnya sehari semalam gak kelar-kelar.

Itu baru sakit fisik, belum lagi kalo masalah batin.

Seringkali latar belakang, lingkungan dibesarkan, ajaran turun temurun dan pengalaman hidup, membuat toleransi sakit batin orang beda-beda.

Sehingga, kita gak bisa maksain orang untuk cepat pulih atau mencibir mereka yang cepat move on.

Tapi, perlu dipahami sakit hati dan dendam itu gak ada faedahnya. Tidak membuat kita makin kaya, makin sejahtera atau berjaya.

Maka, mesti butuh waktu dan cara masing-masing, mari meniatkan diri untuk tidak terikat sakit hati dan benci.

Bukan buat orang lain tapi buat diri kita sendiri dan Tuhan.

MS