Silat Lidah VS Apa Adanya

Written on 06/27/2021
Maria Shandi


Dear MS Friend,

Hari-hari ini percaya sama orang itu sulit. Terlalu banyak hoax, berita miring dan simpang siur yang sering kita temukan di sosmed.

Belum lagi kalo orang-orangnya sendiri juga omongannya sulit dipegang.

Wah jadi makin sulit untuk bisa percaya atau bahkan dipercaya oleh orang lain.

Selain kehidupan sehari-hari jadi susah, kegiatan usaha dan bisnis pun bisa jadi sulit dilaksanakan. Apalagi ketika kontrak dan perjanjian tertulis bisa dimanipulasi untuk kepentingan pribadi.

Sedih ya. Bagi yang jujur dan pengen hidup hidup lurus, pasti keadaan seperti ini seperti mimpi buruk.

Lalu, gimana caranya supaya kita bisa tetap bertahan dengan situasi seperti ini?

Mestikah kita ikut jadi orang yang “lidahnya bercabang” (omongannya sering berubah-ubah) atau bahkan manipulatif (suka memanfaatkan orang lain)?

Tentu menjalani hidup seperti itu seakan lebih mudah. Tapi, kalo kita mau menjalani hidup benar, maka ikut saran Tuhan untuk “berkata ya, di atas ya dan tidak, di atas tidak” adalah pilihan terbaik.

Karena sebenarnya lebih sulit untuk berkata tidak benar dibanding berkata benar. Sebab ketika berkata apa adanya, kita bisa mempertanggungjawabkan dan membuktikannya karena memang sesuai kenyataan.

Tapi, berkata tidak benar akan menimbulkan kebohongan lain, yang semakin lama akan semakin menjerat. Hingga akhirnya akan terjebak dalam lingkaran ketidak jujurannya.

MS