Awal Perjuangan

Written on 05/27/2021
Maria Shandi


Dear MS Friend,

Kita mungkin tidak asing dengan ayat yang berkata: Karena begitu besar kasih Bapa pada dunia, sehingga Ia relakan Anak TunggalNya untuk turun ke dunia, supaya setiap kita orang yang percaya kepadaNya (kepada Anak/ Tuhan Yesus) tidak binasa, tapi dapat hidup kekal.

Kita bersyukur diberi kesempatan untuk bisa tinggal denganNya kelak. Karena tanpa karya salibNya kita pasti masih berada di bawah kuasa dan hukuman dosa.

Tapi karya salibNya bukanlah akhir, tapi permulaan perjuangan kita.

Perjuangan untuk apa? Untuk memantaskan diri, hidup bersamaNya di kekekalan nanti.

Kita ini diibaratkan sebagai gelandangan yang diangkat anak oleh seorang raja.

Gelandangan tidak tahu tata krama dan cara hidup agung kerajaan. Butuh waktu bagi kita untuk belajar bagaimana hidup layaknya seorang bangsawan.

Cara bicara, perilaku, cara memperlakukan orang lain, cara berpikir dan pengambilan keputusan kita, mesti disesuaikan dengan protokol kerajaan.

Jika kita tetap keukeuh dengan cara hidup kita sebagai gelandangan, maka kita tidak pantas hidup di kerajaan.

Mari terus berjuang memantaskan diri untuk hidup di Kerajaan Bapa. Supaya perilaku dan prinsip hidup agung Anak TunggalNya juga kita terapkan sejak di bumi ini.

MS