Alasan

Written on 05/18/2021
Maria Shandi


Dear MS Friend,

Anak kecil seringnya datang kepada orang tuanya, kalo ia punya keinginan dan permintaan saja.

Jika ia lapar, ingin jajan, ingin baju atau sepatu baru atau mainan yang lagi nge-tren.

Dan itu hal wajar, karena untuk level anak kecil ya taunya hanya meminta dan meminta.

Tapi saat si anak sudah dewasa, ia mulai memikirkan kebahagiaan orang tuanya. Gimana supaya meringankan beban ortu atau gimana bisa berprestasi dan membanggakan.

Sehingga setiap perkataan, perbuatan, dan keputusannya juga mempertimbangkan perasaan dan pendapat orang tuanya.

Walaupun dalam perkembangan menuju orang dewasa, masih ada ego besar yang seringkali bertentangan dengan keinginan untuk bahagiakan ortu. Karena pasti ada keinginan untuk mengedepankan kepentingan pribadi.

Tapi makin ke sini, makin paham gimana caranya bagi waktu dan prioritas. Mana yang mesti didahulukan dan yang lebih penting.

Kita sama Tuhan juga gitu. Saat kita masih “bayi rohani” kita berdoa cuma karena kita punya permintaan.

Isi doa kita hanya berisi daftar kepengenan atau curhatan kesedihan.

Tapi makin ke sini, kita belajar untuk ngertiin mauNya juga. Belajar cari hikmah dari setiap peristiwa yang terjadi dan berbenah diri.

Gak ada salahnya meminta, curhat atau berkeluh kesah. Tapi prioritaskan untuk memahami mauNya dan berbenah diri bagiNya.

MS