Facing the Impossible

Written on 04/22/2021
Maria Shandi


Dear MS Friend,

Siapa kira orang bisa terbang di langit dengan besi yang beratnya luar biasa. Siapa kira orang bisa ngobrol secara “real-time” dengan orang lain di belahan bumi lainnya. Siapa kira penyakit kusta yang begitu ngeri di Alkitab, sekarang ada obatnya.

Semakin canggih perkembangan teknologi dan peradaban manusia, makin banyak hal yang dulunya gak mungkin dilakukan sekarang bisa dicapai.

Tapi ada satu hal mustahil yang kita gak akan bisa capai sendiri seberapa pun kita berusaha.

Yaitu, mengubah cara pikir dan cara hidup yang jahat menjadi benar di hadapanNya.

Manusia terlahir dengan kecenderungan berdosa, seperti orang yang sudah kecanduan obat terlarang.

Meskipun niatnya besar untuk berubah tapi tubuhnya sudah terlanjur terikat. Tanpa bantuan profesional, pengobatan mumpuni dan rehabilitasi dalam kurun waktu tertentu, rasanya sulit untuk lepas sendiri.

Bisa-bisa dia sakau dan meninggal karena overdosis.

Kita pun, tanpa bantuan dan belas kasihanNya, sangat gak mungkin untuk berusaha hidup benar sendirian. Tubuh daging kita terlanjur terikat sama dosa.

Tapi, Dia, Sang Ahli dalam hal ketaatan pada Bapa, sudah berikan contoh dan fasilitas berupa Firman dan peristiwa hidup tiap hari, biar kita bisa berbenah diri dan mengikis sifat-sifat buruk kita.

Tinggal mau gak kita memberi diri untuk dididik dan diajar setiap hari olehNya.

MS