DNA

Written on 03/29/2021
Maria Shandi


Dear MS Friend,

Dalam status kita sebagai anak, secara tidak langsung kita juga mengemban nama baik keluarga atau ortu di pundak kita.

Kalo kita lihat ada anak yang kelakuannya nakal banget, kita refleks mencari tahu yang mana orang tuanya.

Atau kalo ada anak yang baik dan berprestasi, gak jarang kita dengar: “Wah, pinter, ya. Seperti Bapak/ Ibunya”

Dan ini gak heran. Karena kita mewarisi gen atau DNA dari kedua orang tua kita. Sehingga, sifat dasar kita pasti mirip dengan mereka.

Sama halnya dengan hidup kerohanian kita.

Saat kita memanggil Dia, “Bapa”, kita memiliki tanggung jawab untuk bersikap, berpikir, berkelakuan dan berprinsip sepertiNya.

Seorang anak adalah cerminan ayahnya. Tuhan Yesus sudah menjadi cerminan sempurna dari BapaNya. Ia adalah yang sulung dari antara saudara-saudara.

Jika kita mengaku sebagai anak Bapa, maka sudah sepantasnya kita terus memperbaiki diri seperti dikehendakiNya.

Karena kalo gaya hidup dan sifat kita beda jauh sama Bapa kita di surga, maka anak siapakah kita?

MS