Jemari & Lidah Liar

Written on 03/15/2021
Maria Shandi


Dear MS Friend,

Dalam Amsal dikatakan siapa yang menjaga mulutnya memelihara nyawanya, tapi siapa yang lebar bibir akan ditimpa kebinasaan.

Menjaga mulut artinya kita berpikir dua tiga kali sebelum mengeluarkan pendapat atau omongan. Saat di tempat kerja, di tongkrongan, di rumah, pas lagi sepi, atau pun rame-rame.

Seringkali, karena asyik ngobrol orang jadi gak jaga omongan dan mengeluarkan kata-kata yang sia-sia.

Mungkin awalnya gak nyaman, tapi kalo gak dikendalikan lama-lama jadi kebiasaan.

Dan ini buka cuma soal omongan yang langsung didengar. Bisa juga soal komen-komen yang kita lontarkan di sosial media.

Mentang-mentang bisa pake “fake account” / akun palsu, lalu seenaknya saja menebarkan komen-komen yang negatif yang memicu kericuhan.

Yuk, jangan jadi pribadi yang seperti itu. Karena, orang yang sudah hati-hati aja masih bisa terjerat. Apalagi yang sengaja gak jaga omongan dan komentar.

Mari belajar menahan bibir dan jari (yang dipake buat ngetik balasan komen). Karena siapa menjaga lidahnya, ia menjaga nyawanya.

MS