Penolong yang Lembut

Written on 03/08/2021
Maria Shandi


Dear MS Friend,

Obrolan tentang kepercayaan kepada Tuhan sering dianggap sebagai suatu yang mistis. Karena kita tidak dapat melihat atau memegang Tuhan.

Tapi ngomongin soal percaya, memang sesuatu yang mesti dan harus dialami sendiri. Kita bisa cerita dan berbagi, tapi “memaksa” orang menjadi seperti kita, itu sangat tidak mungkin.

Sebab mau percaya atau tidak, itu balik ke keputusan dan kerelaan hati masing-masing orang.

Suatu kali, dalam pembicaraan dengan murid-muridNya, Ia berkata bahwa Ia sediakan Penolong, yaitu Roh Kudus, yang akan mengajar, mengingatkan, meneduhkan, menyertai dan menjadi saksi bagi kita di hadapan Bapa.

Roh Kudus itu lemah lembut, tidak memaksa, dan bekerja lewat hati nurani kita. Sehingga, kalo kita mengeraskan hati dan menolak percaya, maka sangat tidak mungkin Roh Kudus bisa berkarya.

Banyak hal terjadi di luar akal sehat kita. Gak sedikit juga hal terjadi di luar kendali kita. Tapi hati nurani, pikiran dan perasaan kita, itu tugas kita untuk menjaga.

Jaga hati tetap suci, kudus dan fokus kepadaNya, supaya damai sejahtera kita terjaga dan Ia bisa berkarya dengan maksimal lewat hidup kita.

MS