Sendiri, Aneh kah?

Written on 02/28/2021
Maria Shandi


Dear MS Friend,

Pasti pernah dengar istilah "mangan ora mangan, sing penting kumpul", yang berarti "makan gak makan, yang penting kumpul" .

Inilah yang mendasari pikiran dan pergaulan yang harus serba kolektif (bersama-sama) di lingkungan masyarakat Indonesia.

Orang kalo ke kafe sendiri dianggap introvert, kalo keliatan jalan sendiri dikatain gak punya teman.

Padahal Psikolog Klinis, Veronika Adesla, berargumen bahwa melakukan kegiatan, yang umumnya dilakukan rame-rame, dengan seorang diri bukanlah hal aneh.

Karena ada masanya orang perlu me-time (waktu sendiri) dan tidak selamanya sendiri, berarti sepi.

Belum lagi yang memutuskan untuk single dalam waktu yang lama. Pasti akan dapat stigma dan penghakiman dari masyarakat.

Hingga akhirnya orang itu bikin keputusan gegabah, hanya supaya gak "dihakimi" dan terlihat berbeda dari pandangan masyarakat di sekitarnya.

Memang akhirnya, ini gak hanya soal budaya, tapi juga masalah pandangan kepercayaan dan agama.

Tapi, setidaknya kita belajar untuk gak menghakimi orang dan memaksakan kehendak kita pada sesama. Karena tiap orang punya pergumulan, pertimbangan prinsipnya masing-masing.

Dan ingat, tidak selamanya sendiri berarti sepi. Sendiri bisa jadi kesempatan untuk kita berkarya lebih bebas lagi.

MS

 

Sumber: CNN Indonesia

Foto: Canva.com