Berubah Baik

Written on 02/13/2021
Maria Shandi


Dear MS Friend,

Bagi yang lagi bersalah atau sedang menunggu pengampunan seseorang, jangan tiba-tiba kesenangan, trus maksa si dia buat maafin pake renungan kemarin, ya.

Memang betul, kalo kita percaya sama Tuhan kita mesti dan harus punya hati lapang sepertiNya.

Karena seorang murid yang baik memberi telinga kepada ajaran Gurunya dan melakukan itu dalam hidupnya.

Betul. Tapi kita gak boleh mengelak dari kesalahan kita dengan alasan: “Kan, saya manusia biasa”.

Tuhan 2000 tahun yang lalu juga pernah jalani hidup sebagai manusia biasa. Ia tanggalkan atribut ke-Tuhan-Nya dan dijadikan sama dengan kita.

Tujuannya apa? Supaya kita punya role model/ panutan yang sudah berhasil taat sama Bapa sampai akhir hidupnya. Panutan bener yang sudah “benar-benar” menjalani hidup di bumi kaya kita.

Paham, deh. Kita gak mungkin bebas salah. Entah sengaja atau gak, kita pasti bisa banget nyakitin orang dengan perkataan, sikap, prinsip hidup dan sebagainya.

Tapi, saat kita udah terlanjur salah, akuilah kesalahan itu dengan lapang, bulatkan niat untuk bertobat dan tunjukkan dengan perubahan yang nyata dalam hidup kita.

Kalopun yang bersangkutan masih gak mau maafin, masih ngungkit masa lalu dan sebagainya, ya sudah biarkan saja.

Sakit hatinya itu urusannya sama Tuhan. Urusan kita adalah berubah makin baik, makin bener di hadapan Tuhan tiap hari.

MS