Ranting Kering

Written on 02/08/2021
Maria Shandi


Dear MS Friend,

Kemarin kita ngebahas soal Ia yang tidak hanya murah hati, tapi juga tegas terhadap Firman dan perkataanNya.

Banyak contoh tentang hal ini. Terasa nyata di Perjanjian Lama ketika Ia gak segan-segan menghukum mereka yang gak taat padaNya, bahkan walaupun itu umat pilihanNya sendiri.

Dalam catatan Yohanes, suatu kali Tuhan beri perumpamaan soal pokok anggur yang benar.

Pohon anggur punya banyak ranting. Dari ranting akan muncul bunga yang nantinya akan menghasilkan buah.

Tapi kalo ranting lepas dari pokok anggur, maka ranting akan kering. Ranting kering sudah gak berguna dan akan dikumpulkan untuk dibakar.

Tuhan adalah pokok anggur. Ranting adalah umatNya. Buah bicara soal sikap hidup kita setiap hari, yaitu cara kita menjalani hidup dan merespon setiap hal yang kita alami.

Ia sayang sama kita, maka Ia beri kita kesempatan buat benerin diri.

Tapi, kalo kita masih terus “sengaja” melepaskan diri dariNya meskipun Ia sudah dengan lapang memberi kita kesempatan, maka keselamatan mana lagi yang akan tersedia buat kita?

Kita gak bisa selamanya bersembunyi di balik kelemahan kita sebagai manusia. Pakai kesempatan yang ada untuk menyenangkanNya.

MS