Poros Hidup

Written on 12/01/2020
Maria Shandi


Dear MS Friend,

Dalam salah satu kotbahNya, Tuhan ingetin untuk jangan menumpuk harta di bumi.

Karena harta di bumi gak bertahan selamanya. Bisa tiba-tiba hilang karena bencana, pasang surut ekonomi, musibah dan sebagainya.

Seberapa pun kita mengumpulkannya, akhirnya juga gak akan dibawa pas kita menutup mata.

Sebaliknya, hendaklah kita ngumpulin harta di surga, karena apa yang kita kumpulkan di sana akan abadi selamanya.

Harta gak hanya bicara soal materi, tapi segala sesuatu yang kita anggap berharga dalam hidup ini.

Mungkin itu ayah, ibu, anak, karir, hobi, relasi, dan semua hal yang ada di dunia ini.

Dia gak melarang kita untuk memiliki itu semua, bahkan kita perlu bertanggung jawab atas apa yang dipercayakanNya kepada kita.

Tapi jika kita mencintai itu semua melebihi Tuhan, maka jadi berbahaya.

Karena, selanjutnya dikatakan: “Di mana hartamu berada di situ, hatimu (keinginanmu, harapanmu dan pusat hidupmu) berada”

Jangan bangkitkan cemburuNya dengan menjadikan hal lain sebagai pusat hidup kita.

Biarlah Ia jadi satu-satunya harta abadi dan poros hidup kita sampai selama-lamanya.

MS