Egoku VS MauNya

Written on 10/25/2020
Maria Shandi


Dear MS Friend,

Suatu kali, Tuhan dicobai di padang gurun. Dalam keadaan lapar karena berpuasa 40 hari  40 malam lamanya.

Iblis datang padaNya dan berkata: "Kalo Engkau memang Anak Allah, perintahlah batu ini berubah jadi roti"

Tapi, Tuhan menjawab: "Ada tertulis: Manusia tidak hidup dari roti saja, tapi dari setiap Firman yang keluar dari mulut Allah"

Kenapa Dia menolak mengubah batu jadi roti? Bukannya, Ia sudah diberi kuasa untuk bikin mujizat? Apa salahnya bikin mujizat kecil untuk meredakan laparNya?

Dari sini kita belajar, bahwa Tuhan begitu hormat sama BapaNya. BagiNya, seluruh hidupNya milik BapaNya dan mesti dipakai buat kepentingan BapaNya saja.

Ia gak ngubah batu jadi roti, karena BapaNya gak nyuruh Dia lakukan itu. BagiNya, setiap keputusan sekecil apa pun itu, mesti sejalan dengan kehendak BapaNya.

Ia percaya BapaNya akan memenuhi kebutuhanNya. Tapi dengan cara dan kedaulatan BapaNya.

Bukan dengan cara dan keinginanNya sendiri.

Gimana dengan kita hari ini? Masihkan rencana dan keputusan kita mempertimbangkan perasaanNya?

MS