Detik demi Detik

Written on 10/22/2020
Maria Shandi


Dear MS Friend,

Ada satu ilustrasi bagus mengenai menjaga hati.

Suatu kali seorang anak nanya ke Bapaknya: “Pak, Pak, bisa gak Pak kita gak berdosa selama sehari?”

Bapak menjawab: “Wah, Nak, itu sulit sekali. Dalam sehari kita pasti bikin salah, entah sengaja maupun gak sengaja”

Si Anak lalu bertanya lagi: “Oh, kalo dalam sejam bisa gak, Pak, kita gak berdosa?”

Bapak pun menjawab: “Bapak rasa masih sulit, Nak. Karena pasti banyak hal terjadi dalam satu jam itu”

Si anak berpikir keras, lalu nanya lagi: "Kalo satu menit gimana, Pak?"

Kini jadi Bapak yang mikir. Tapi akhirnya ia menggeleng sambil bilang: "Semenit, ya? Hmm, kayanya, sih masih bisa berdosa ya, Nak. Sebab dalam pikiran tetap masih bisa terlintas hal-hal yang buruk"

Tapi si Anak gak mau nyerah, ia pun berkata lagi: "Kalo dalam 1 detik gimana, Pak? Bisa gak kita gak berdosa selama sedetik?"

Saat ini Bapak jadi terdiam. Setelah perenungannya, ia akhirnya menjawab lirih: "Mungkin saja, ya"

Mendengar jawaban itu, Anak jadi tersenyum lebar sembari menggumam: “Keren! Berarti supaya gak berdosa kita mesti jaga hati kita dari detik ke detik, ya, Pak!”

Ini menarik dan seharusnya juga kita lakuin dalam hidup kita sehari-hari. Kita manusia lemah yang masih hidup dalam daging yang cenderung berdosa.

Tapi, yuk, coba jagain hati, pikiran, perasaan, perkataan, perbuatan, dan hidup kita detik demi detik. Biar kita bisa terus usaha buat nyenengin Dia.

MS