Melekat

Written on 10/16/2020
Maria Shandi


Dear MS Friend,

Suatu kali Tuhan mengajar murid-muridNya soal pokok anggur yang benar.

Kalo pernah lihat pohon anggur, pasti tahu bahwa ada satu batang atau cabang utama yang merambat kemana-mana.

Itulah yang disebut pokok dari pohon anggur tersebut. Di sekitar cabang utama, banyak ranting-ranting kecil tempat anggur berbunga dan yang nantinya akan menghasilkan buah.

Ranting akan terus berbuah kalo misalnya dia masih menempel pada cabang utama.

Kalo misal ranting terpotong atau lepas dari cabang utama, dia tidak akan dapat nutrisi dan akhirnya mati.

Ranting yang patah dan jatuh ke tanah gak bisa hidup sendiri. Dia akan kering dan kemudian dikumpulkan petani untuk dibakar biar gak ngotorin lahan.

Tuhan mengumpamakan dirinya sebagai cabang utama dalam hidup ini. Jika kita ingin jadi efektif dan “berbuah lebat” dalam hidup kita, maka kita harus terus menempel padaNya.

Kita tak dapat hidup sendiri. Tanpa Dia, kita akan layu dan mati rohaninya.

OK, mungkin kita masih bisa menjalani hidup. Tapi, pasti seperti hidup segan mati tak mau.

Gak ada satu pegangan dan tujuan yang jelas ke mana arah perjuangan hidup kita ini.

Mari melekat padaNya sebagai pokok kehidupan kita. Di mulai dengan bangun hubungan yang baik denganNya setiap hari.

Siapa “cabang utama” hidupmu hari-hari ini?

MS