Kasihi Musuh

Written on 09/24/2020
Maria Shandi

Dear MS Friend,

Siapa di sini yang tipe sensitif dan hatinya gampang sedih pas ditegur, disakiti, diperlakukan tidak adil atau dimusuhi orang?

Kalo dirimu adalah tim sensitif, pasti sulit banget buat berada di lingkungan yang gak suportif (gak mendukung).

Atau mungkin kamu masuk ke tim cuek bebek. Nah, kalo yang ini, biasanya gak gampang goyah meski kena kritikan atau perlakuan tidak nyaman bertubi-tubi.

Tetap kokoh berdiri seperti batu karang di pinggir pantai.

Tapi sekeras-kerasnya batu, kalo dikikis air tiap waktu, pasti lama-lama bolong juga.

Sekuat-kuatnya orang nahanin perlakuan gak baik dari sesama, pasti lama-lama meledak juga.

Memang kalo keadaannya gitu, cara tercepat buat lega adalah cari “sekutu” atau pindah ke lingkungan yang lebih baik.

Tapi, ada kalanya, Tuhan berkata lain. Seringkali hal-hal itu diijinkan terjadi supaya kita bisa praktek ajaranNya.

Dia bilang: “Kasihilah musuhmu dan berikan perhatian yang tidak pamrih. Berbuat baiklah kepada mereka yang jahat sama kamu dan berdoalah buat mereka yang memperlakukan kamu dengan tidak baik.

Wih, betapa sulitnya. Berbuat baik sama yang baik aja manusia suka lupa. Ini diminta baik sama yang gak baik.

Tentu, kita gak semerta-merta membiarkan diri kita diinjak-injak. Tapi, berusahalah yang terbaik demi ketenangan bersama dan terlebih supaya Tuhan dimuliakan di atas sikap hidup kita.

MS