Next Level

Next Level

Written on 08/06/2020
Maria Shandi


Dear MS Friend,

Kita mungkin pernah dengar orang punya prinsip: “Lakukan ke orang, apa yang kamu pengen orang lakukan ke kamu”

Ternyata hal ini juga pernah dibahas oleh Tuhan, dalam salah satu khotbahNya yang terkenal, yaitu Khotbah di bukit.

Dia nasehati umat untuk gak hanya mengampuni, tapi juga mengasihi dan berbuat baik kepada musuh dan orang yang benci kita.

Kita mesti berdoa bagi yang menghina kita dan mintakan berkat untuk orang yang mengutuk kita.

Ini kalo diibaratkan level kesulitan, ini levelnya udah level advance (tingkat lanjut).

Mungkin buat ngampuni orang yang salah sama kita, bisa kita usahakan. Tapi untuk berurusan lagi dengannya, bisa jadi kita udah males.

Apalagi disuruh mengasihi, memperhatikan kesejahteraan, dan berbuat baik sama mereka yang nyakitin kita, duh, beratnya gak ketulungan.

Karena ego kita pasti bergejolak, merasa gak terima kalo harus baik-baikin orang yang jahat sama kita.

Ia tahu kita pasti ragu dan ogah ngelakuinnya. Maka Dia tanya lagi, “Lah kalo gitu, apa bedanya kamu sama orang yang gak kenal Aku? Orang di luar sana, juga bisa baik ke orang yang baik sama mereka”

Kalo misal kita memberi dengan mengharap kembali, semua orang juga bisa lakukan itu dengan gampang.

Tapi, jadi pengikutNya artinya kita mesti lakukan sesuai teladanNya. Kita mengasihi musuh kita dan memberi tanpa pamrih.

Karena Dia juga baik dan murah hati ke kita, bahkan saat kita masih jadi orang yang jahat, gak tau diri dan gak peduli padaNya.

Maukah kita ikuti teladanNya?

MS