Heaven's VIP

Written on 07/27/2020
Maria Shandi


Dear MSFriend,

Suatu kali murid-murid datang ke Tuhan Yesus dan nanya: “Siapakah yang terbesar dalam Kerajaan Surga?”

Pertanyaan tentang “siapa yang terbesar” bisa juga diartiin, siapa yang terpenting, terhormat dan paling berkuasa.

Ini hal biasa sebenarnya. Karena pada umumnya orang pengen jadi penting.

Ya, gak mesti jadi orang penting di pemerintahan atau artis terkenal. Tapi sesimpel “dianggap penting” oleh lingkungannya.

Soalnya rasa penting, berharga dan perasaan dibutuhkan oleh orang lain, itu yang bikin orang punya tujuan hidup.

Orang bisa depresi kalo merasa gak berguna.

Tapi, kalo orang kelewat fokus sama dirinya sendiri, dia malah jadi egois. Dia bodo amat sama orang lain dan rela ngelakuin apapun, asalkan dia jadi yang “terpenting”.

Nah, Tuhan paham maksud para muridNya pas nanyain hal itu.

Dia tahu, kalo mereka pengen tau gimana caranya jadi “orang ngetop” di Surga, buat kepentingannya sendiri.

Dan Tuhan pake kesempatan ini buat ngajarin murid-muridNya.

Ia panggil seorang anak kecil dan menjawab: “Jangankan jadi orang “terbesar”, kalo kalian gak tobat dan jadi seperti anak kecil ini, kalian gak akan masuk surga”

“Tobat” artinya mengubah cara pikir lama, yang dulunya nurut dunia sekarang nurut Tuhan, terus ngelakuin ajaranNya lewat sikap hidup nyata tiap hari.

“Menjadi anak kecil” artinya punya sifat seperti anak kecil yang percaya dengan tulus, rendah hati, serta rela memaafkan.

Nah, gimana dengan kita? Sudahkah kita tobat dan punya sifat seperti seorang anak kecil?

MS