Kehilangan Hak

Kehilangan Hak

Written on 06/05/2020
Maria Shandi


Dear MS Friend,

Saat ikut Tuhan, kita diajar untuk punya prinsip bahwa segala yang kita lakuin itu untuk kepentingan Tuhan.

Artinya, kalo pilihan, rencana, dan keinginan kita bertentangan dengan kepentingan dan kemauan Tuhan, kita mesti rela untuk melepaskannya.

Bahkan di satu titik, kita akan kehilangan hal-hal yang mungkin kita pikir adalah "hak" kita.

Contoh simpel. Waktu kita disakiti, secara insting kita pasti merasa punya "hak" untuk marah dan benci orang yang nyakitin kita itu.

Tapi, Firman ajarkan kita untuk mengampuni orang yang bersalah sama kita, bahkan mendoakan mereka.

Kalo kita mau nurutin pengen kita, pasti bakal lebih milih buat marah dan sakit hati. Karena ya, kita merasa "berhak" untuk itu.

Tapi, untuk jadi taat sama Bapa kita mesti relakan "hak" kita untuk sakit hati supaya kita bisa jadi teladan dalam hal mengampuni.

Dan yang kita lakuin ini, bukan supaya kita terlihat hebat. Tapi, supaya Bapa dimuliakan dan orang bisa lihat teladan Tuhan lewat hidup kita.

Pernahkah berada di situasi yang bikin kamu seperti kehilangan "hak" agar bisa taat dan jalani kepentingan Bapa?

MS